Sejak ikut Grand Thursday Night Run bersama komunitas lari @IndoRunners, saya kembali berlari dan beberapa kali mengikuti acara lari 5K dan 10K yang diadakan di Jakarta. Kemampuan lari dan ketahanan tubuh saat berlari pun menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Kecepatan lari yang sebelumnya hampir 10 menit per kilometer perlahan naik ke 8’14” dan 7’42″/KM untuk rute di luar ruangan.

Beat Myself

Merasa tertantang untuk menaklukan marathon, awal tahun ini saya buka dengan mengikuti acara 2XU Compression Run kategori 21 kilometer umum. Tujuan utamanya adalah mengukur kemampuan diri baik secara fisik dan mental untuk menaklukan setengah jarak marathon, baru setelah ini nanti saya putuskan untuk berlanjut ke marathon yang berjarak 42.195 atau tidak. Apalagi finisher 21K akan mendapatkan medali dan kaos khusus dari 2XU. Sadar diri tidak mengejar juara pada acara ini, yang ingin saya kalahkan adalah diri saya sendiri, untuk mencapai tujuan ini ada beberapa hal yang bisa dilakukan, diantaranya berlari bersama Pacers.

Run With Pacers

Pacers pada 2XU Compression Run adalah sekelompok grup yang berlari bersama-sama untuk mencapai waktu finish tertentu. Ada 4 kelompok pacers dengan masing-masing target 1:45, 2:00, 2:15, dan 2:30. Mereka akan berlari dengan kecepatan tertentu untuk memenuhi target waktu ini dan peserta bisa berlari bersama untuk mencapai tujuan yang sama. Awalnya target saya adalah 2 jam 15 menit, namun karena terlewat akhirnya berlari bersama pacers 2 jam 30 menit yang akhirnya kembali terlewat karena terlalu lama antri di titik hidrasi. Akhirnya saya putuskan untuk berlari interval yang saya modifikasi sesuai kebutuhan.

adidas jersey

Interval Running

Interval running ini saya lakukan setelah sempat kelelahan saat melewati kilometer keempat. Saya putuskan untuk melakukannya setelah melewati 2 titik hidrasi yang perulangan jaraknya hampir sama. Saya paksa berlari dengan kecepatan tetap diantara titik hidrasi yang jaraknya setiap 2 KM, berjalan cepat sambil minum air yang diberikan, dan segera berlari lagi setelah air habis. Dengan berlari dengan pola seperti diharapkan jarak yang ditempuh terbagi menjadi beberapa interval sehingga terasa lebih cepat ditempuh.

2XU-Running-Shots-SG

I’m Not Alone

Meskipun berlari bersama ribuan pelari lainnya, tetap saja statusnya saya berlari seorang diri dan yang perlu dikalahkan adalah diri saya sendiri. Pelari lainnya bisa jadi penyemangat namun bisa juga membuat down jika merasa tersusul oleh banyak pelari. Saya perlu menjaga kondisi psikologis diri sendiri agar tetap semangat sampai ke garis finish. Sebagian orang mungkin bisa dengan mendengarkan musik melalui earphone, dan hal ini tidak cocok dengan cara saya berlari ternyata. Earphone dari iPod Shuffle ternyata malah merepotkan dan mengganggu gerakan sehingga akhirnya saya pegang selama berlari. Yang tetap menyemangati saya adalah titik hidrasi dan bersama-sama berlari dengan kecepatan yang kurang lebih sama.

Creating Personal Best

Akhirnya setelah sempat kelelahan di 5 kilometer pertama, kembali berlari interval dan hanya berjalan saat sedang minum, kembali bersemangat setelah melewati kilometer 11, Singapore Flyer yang mulai terlihat kembali, kilometer 20 di depan mata, dan garis finish yang telah tampak, saya mencapai garis finish dengan catatan waktu berdasarkan Nike+ Running menempuh jarak 20.8 KM dengan total waktu 2:33:50 dengan kecepatan rata-rata 7’24″/KM dan membakar 1.426 kalori. Apakah setelah ini berlanjut ke marathon? mungkin saya akan coba dulu mengikuti beberapa kali half marathon sebelum mencoba full marathon.

2XU-IndoRunners

Results: 

Name: Rizky Ardianto
Bib: A11765
Race Category: 21 KM Male
Nett Time: 2h 32m 45s
Gun Time: 2h 33m 47s
Rank by Gun Time: 1705 of 7433
Rank by Nett Time: 2239 of 7433