Menggantungkan cita-cita setinggi langit mudah diucapkan oleh kata-kata bagi Sri, Jono dan Puji. Sri yang ingin disapa Mey bercita-cita menjadi aktris, Jono ingin menjadi tentara dan Puji ingin membahagiakan orang lain. Namun tidak bagi Agus, dia yang berasal dari sebuah keluarga sederhana bercita-cita ingin makan di restoran padang, itupun dengan berat hati dia ungkapkan karena di tertawakan oleh kawan-kawannya di sekolah.

Ayahnya Agus adalah seorang pekerja di sebuah pabrik tahu di sebuah kota kecil, penghasilannya yang pas-pasan membuat keluarga ini setiap hari harus menyantap tahu bacem buatan ibunya. Sarapan, makan siang dan makan malam selalu bersama tahu bacem. Oleh karenanya Agus bercita-cita untuk makan di restoran Padang, baginya, hal ini merupakan sebuah keistimewaan karaena disana dia akan diperlakukan seperti raja, dengan banyak pilihan makanan yang tersedia.

Petuah bijak dari salah seorang tetangga membuat Agus ingin mewujudkan cita-citanya, dengan bantuan 3 kawannya, dia membuat sendiri celengan dari bambu untuk menabung, mencari keong sawah untuk dijual, dan membuat sendiri topi khas Padang yang berhiaskan manik-manik. Kegigihan Agus untuk menabung mengorbankan uang sakunya untuk jajan di sekolah dan sempat harus direlakan untuk menambal ban sepedanya yang bocor. Hari yang dinanti pun tiba, dana yang ditabung akhirnya terkumpul dan Agus siap untuk mewujudkan cita-citanya, namun sebuah pelajaran berharga terjadi dan Agus harus merelakan dana yang telah dikumpulkannya selama berbulan bulan. Akhir ceritanya dikemas dengan sangat baik dengan twist yang sebaiknya disaksikan sendiri.

Sebagai film anak-anak, Cita-Citaku Setinggi Tanah banyak menyuguhkan pesan moral yang sangat baik. Mewujudkan cita-cita adalah salah satunya, dan perjuangan untuk mewujudkannya menjadi perjalanan tersendiri sepanjang film ini. Dialog sederhana membuat pemerannya tampil natural, dengan bahasa daerah yang mudah dimengerti walaupun tersedia subtitle ke Bahasa Indonesia. Emosi yang terbangun semakin menambah kesan kuat di jalan ceritanya. Sebuah film independen yang menarik dan yang lebih menarik lagi penjualan tiket seluruhnya akan disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) untuk membantu penderita kanker di YKAKI.