Indonesia Fitness & Health Expo (IFEX) 2014 merupakan sebuah ajang pameran yang menampilkan berbagai penunjang kebugaran bagi masyarakat seperti peralatan olahraga, penunjang kecantikan, pusat terapi kesehatan, klub olahraga dan beragam produk lain yang berhubungan dengan gaya hidup sehat. Acara ini diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta tanggal 30 Mei- 1 Juni 2014.

Beragam Acara telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara diantaranya, workshop, training, sertifikasi, lomba lari 5K dan 10K, lomba foto dan kegiatan mass workout yang rencananya akan dicatat pada Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

ifex-2014-03

Pusat Kebugaran Sebagai Salah Satu Peserta Pameran

ifex-2014-01

Fitness First Freestyle Mass Workout

Kegiatan Fitness First Freestyle Mass Workout ini merupakan salah satu acara utama dari kegiatan IFEX 2014, yang akan dicatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia sebagai kegiatan latihan massal dengan peserta dan peralatan terbanyak. Tercatat lebih dari 300 peserta dengan 15 pos pelatihan dilakukan pada kegiatan ini. Power Bags, Body Weight, Medicine Ball, TRX, Ballast Ball, Sandball, Bosu, Kettlebell dan ViPR adalah beberapa diantaranya. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh peralatan dan Personal Trainer dari Fitness First sekaligus merupakan strategi branding terhadap logo barunya.

ifex-2014-04

TRX

ifex-2014-05

Fitness First Personal Trainer

Lebih dari 750 peserta mengikuti lomba lari 5K dan 10K di ajang IFEX Run 2014, panitia mengambil rute lari sepanjang kawasan mega kuningan dengan 1 putaran untuk 5K dan 2 putaran untuk 10K. Acara ini didukung oleh Reebok yang juga tengah melakukan branding dengan logo delta terbarunya, logo baru ini mempunyai 3 aspek yang merupakan perubahan besar pada Reebok, yaitu fisik, mental dan sosial. Daftar Peserta dan Hasil Lomba untuk IFEX Run 2014 bisa dilihat pada tautan di bawah atau bisa mengunjungi situs resmi Jakarta Free Spirit.

rute-ifex-run-2014

Rute IFEX Run 2014

Hasil Lomba IFEX Run 2014

Catatan saya pada kegiatan ini adalah saat ternyata pendaftaran untuk Freestyle Mass Workout secara online tidak diakui oleh panitia tanpa klarifikasi lebih lanjut. Peserta yang berhak untuk mengikutinya adalah yang melakukan pendaftaran offline di Fitness First dan pendaftaran langsung setelah lomba lari. Hal ini tentunya merugikan orang-orang yang telah mendaftar online karena merasa telah mendapatkan tempat, dan juga merugikan peserta lari 10K karena membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tiba di lokasi pendaftaran dibandingkan peserta 5K, sementara petugas hanya mengatakan, “Mungkin ada kesalahan untuk registrasi online” tanpa adanya penyelesaian dari pihak panitia.