Selama tahun 2013 ini, seiring dengan banyaknya acara lomba lari yang diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, saya telah mengikuti beberapa diantaranya. Bukan untuk mengejar juara, bukan pula hanya untuk mengejar medali atau kaos finisher saat menyelesaikan hingga ke garis finish. Alasan utamanya adalah karena ada perasaan yang berbeda ketika memasuki garis finish. Gembira, senang, dan haru bercampur aduk jadi satu yang pada akhirnya ingin melakukannya lagi walau kadang saat di tengah jalan menyesal dan ingin menyerah terutama untuk jarak Half dan Full Marathon.

Beberapa acara yang meninggalkan kesan adalah Tahura Trail Running Race, lari lintas alam pertama yang saya ikuti, melintasi perbukitan di kota Bandung sepanjang 10 KM, Adidas King of the Road, lomba lari sepanjang 16,8 KM dengan kesan yang baik mulai dari pendaftaran, pengambilan Race Pack, hingga saat pelaksanaan, dan The Jakarta Marathon, ajang marathon pertama di Jakarta dan menjadi marathon pertama yang saya ikuti dengan menempuh jarak 42,195 KM.

Di penghujung tahun 2013 ini Nike Indonesia mengadakan sebuah acara lari dengan tema Bajak Jakarta dengan jarak 10K, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Nike We Run yang diadakan di 26 k0ta di dunia, dibuka di Praha pada 31 Agustus 2013, dan berlanjut di Athena, Singapura, Bogota, Seoul, Manila, dan ditutup di Jakarta pada tanggal 15 Desember 2013. Bajak Jakarta sendiri berarti menggunakan jalanan di Jakarta sebagai tempat untuk berolah raga, tempat untuk berlari di tengah kesibukan sehari-hari. Hasil lomba yang terdapat di https://www.bajakjkt10k.com/results/ menunjukkan sebanyak 6.195 peserta menyelesaikan lomba lari ini hingga ke garis finish.

Ada 5 hal menarik dan berkesan bagi saya terhadap acara #BAJAKJKT 10K 2013 ini, yang mungkin juga dirasakan oleh peserta lainnya.

Pendaftaran dan FAQS

Sebagai sebuah acara yang paling ditunggu di akhir tahun 2013 ini, peserta yang antusias untuk mendaftar tidak disertai dengan kesiapan sistem pendaftaran dan informasi yang lengkap di bagian FAQS situs resminya. Peserta berlomba-lomba untuk mendaftar di hari pertama karena takut kehabisan slot lomba yang dibatasi 10.000 peserta. Email konfirmasi pendaftaran yang tak kunjung tiba membuat peserta resah dan mendaftar berulang-ulang, begitupun dengan konfirmasi pembayaran yang seharusnya dikirim panitia dalam kurun 1×24 jam membuat panik peserta setelah sehari kemudian tak juga tiba di inbox email peserta yang akhirnya panitia merevisinya menjadi 3×24 jam di hari kerja.

Sesi Latihan

Tidak seperti acara lainnya, Nike Indonesia mengadakan 3 sesi latihan dimana peserta dapat memilih salah satu diantaranya dengan kuota yang terbatas. Konsep first come first serve yang dijanjikan panitia tidak berjalan sesuai dengan rencana. Panitia terasa tidak transparan dalam menentukan peserta yang dapat mengikuti sesi latihan ini. Saya sendiri tidak berharap banyak untuk dapat mengikuti sesi latihan ini, sehingga saat tidak terpilih tidak ada penyesalan dan tetap berharap pada saat lomba memberikan pengalaman lari yang berbeda. Tiga sesi latihan tersebut adalah Vertical Running di Hotel Sultan, Sesi Latihan di Pulau Onrust dan sesi terakhir yang dilakukan di dalam KRL mulai dari Stasiun Sudirman menuju Stasiun Tanah Abang dan diakhiri dengan sesi lari.

bajakjkt10k

Nama Peserta pada Banner di FX Selama Pengambilan Race Pack dan di GBK Saat Acara Berlangsung.

Race Pack

Saya mulai merasakan kesan positif pada saat pengambilan Race Pack di FX Sudirman, panitia terlihat sigap dan nyaris tanpa antrian. Di lokasi ini juga terdapat pemeriksaan profil kaki gratis dari Nike, setelah mengambil race pack, peserta dapat memeriksa profil telapak kaki masing-masing dan hasilnya dibacakan untuk memilih sepatu yang tepat dan sesuai dengan anatomi kaki. Di luar ruangan sebuah banner besar memuat seluruh peserta yang terdaftar pada acara ini, alhasil setiap peserta berusaha mencari nama mereka dan tak sedikit yang berfoto dengan namanya sendiri. Tidak seperti lomba lari pada umumnya, nomor peserta langsung dicetak di Kaos Lomba, dan Chip pencatat waktu dipasang di sepatu peserta.

bajakjkt10k-00

Suasana Pengambilan Race Pack di FX Sudirman

footscan-nike-we-run-2013-jakarta-bajakjkt

Cek Profil Anatomi Kaki Gratis

Rute Lari

Di area start, tepat jam 6.30 pagi, ribuan peserta berbaju merah telah siap di garis Start, setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Raisa, hitungan mundur diiringi oleh DJ dan voice over yang sudah sering didengar oleh pengguna Aplikasi Nike+ Running. Berbeda dengan rute lari yang umum diselenggarakan di Jakarta untuk jarak 10 kilometer, rute lari #BAJAKJKT tidak mengambil jalur Sudirman-HI. Kali ini start dari Plaza Timur Senayan – Semanggi – SCBD – Sudirman – Pattimura – Sisingamangaraja – FX – GBK. Uniknya, jika melihat rute secara keseluruhan di peta, tampak seperti bentuk orang yang sedang membajak sawah. Sebuah ide yang menarik bagi sebuah lomba lari, terlebih lagi marshall dan barisan panitia memakai kaos putih yang cenderung lusuh, seolah menekankan bahwa mereka adalah petani yang siap untuk membajak. Titik hidrasi tersedia setiap 2.5 KM dengan persediaan yang berlimpah dan panita yang sigap memberi air mineral dan isotonik.

bajakjkt10k-03

Start Point

rute-bajakjkt

Rute Lari #BAJAKJKT

Finish Point

Dan inilah puncaknya, garis finish yang terletak di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno. Begitu memasuki pintu stadion, saya seolah disambut oleh riuhnya penonton yang menyemangati untuk terus berlari untuk mencapai garis finish. Lagi-lagi sebuah kejutan yang belum pernah ada di acara lomba lari yang saya ikuti sebelumnya. Setelah melewati garis finish, di area pintu keluar, lagi-lagi air mineral, isotonik dan kali ini ditambah pisang bisa dengan mudah diambil oleh peserta untuk mengembalikan tenaga yang hilang setelah berlari. Tak lupa gelang finisher bisa ditukar dengan Kaos Finisher dengan desain yang menarik sebelum meninggalkan acara.

bajakjkt10k-02

Finish Point

bajakjkt10k-01

MHTA 2012

Bagi saya, Nike We Run Jakarta dengan tema #BAJAKJKT 10K 2013 meninggalkan nilai positif dibanding dengan lomba lari lainnya yang saya ikuti tahun ini. Suasana yang berbeda, rute yang berbeda dan kesan yang mendalam saya dapatkan disini. Dua buah kaos Nike adalah bonusnya. Apapun alasan peserta untuk berlari, entah untuk mengikuti trend, eksis di sosial media, menjaga kebugaran, berkumpul dengan teman-teman, mencari jodoh, bahkan mengejar kaos atau medali finisher semata, peserta yang berlari menempuh jarak yang sama untuk mencapai tujuan masing-masing dan masih lebih baik daripada orang-orang yang hanya berdiam diri di rumah dan malas berolah raga.

bajakjkt10k-04

Ericsson Indonesia Runners

Results:

Runner Name: Rizky Ardianto
BIB No: 75599
Rank: #2034
Gun Time: 01:18:51
Nett Time: 01:08:12

#marilari #bajakjkt #justdoit